oleh

Bankeu Rp.318 Miliar Untuk 1.591 Desa Di Kucurkan Pemprov Riau

Pekanbaru, Riau – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, mulai menyalurkan bantuan keuangan (bankeu) sebesar Rp. 318 miliar untuk 1.591 desa se-Riau. Bankeu ini diperuntukkan membantu modal BUMdes (Badan Usaha Milik Desa), sebab BUMDes merupakan salah satu penunjang dan penggerak perekonomian di desa.

Hal itu diungkapkan Gubernur Riau, Syamsuar usai memberikan pengarahan kepada seluruh kepala desa se-Riau di salah satu hotel, Jumat (15/11/2019). Syamsuar mengingatkan kepala desa, bahwa bankeu ini dipergunakan sesuai peruntukannya.

“Sebab jika tidak digunakan sesuai dengan petunjuk teknis yang sudah diatur, maka kepala desa bisa bermasalah dengan penegak hukum. Semua ikut mengawasi, mulai dari penegak hukum, termasuk dari Inspektorat, LSM bahkan kawan-kawan media juga bisa ikut melakukan pengawasan. Agar, bankeu ini bisa dipergunakan untuk kemajuan perekonomian di desa,” kata Syamsuar.

Kalau sebuah desa tidak memiliki BUMDes, menurut Syamsuar, berarti kepala desanya tidak memiliki niat untuk menggerakkan perekonomian di desanya. Ia berharap, seluruh desa se Riau membentuk BUMDes, sehingga Bankeu desa yang diberikan Pemprov Riau bisa seluruhnya diserap sesuai aturan yang berlaku.

“Untuk mewujudkan desa mandiri dibutuhkan BUMDes,” ujarnya. Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Riau Syaripuddin mengatakan, selain untuk kemajuan perekonomian di desa, bankeu ini lebih banyak peruntukannya sebagai tambahan modal di BUMDes.

“Ada empat poin peruntukannya, yakni penyelengaraan pemerintahan, pembinaan kelembagaan masyarakat, pemberdayaan ekonomi dan sarana pra sarana,” ujarnya.

Meski, untuk pemberdayaan ekonomi, sambungnya, ada sejumlah desa yang hampir 100 persen menyalurkan bankeu-nya untuk BUMdes.

“Ada desa yang menggunakan tambahan modal dari Bankeu ini ke BUMDes sampai Rp. 190 juta dari total Rp. 200 juta bantuan keuangan yang diberikan Pemprov Riau,” katanya lagi, seraya mengatakan dananya sudah ditransfer ke rekening desa. 

Komentar

Tinggalkan Balasan Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkait