oleh

Bawaslu Rokan Hulu Kabulkan Permohonan PDI-P Perhitungan Ulang Suara Pada 10 TPS Di Tambusai dan Tambusai Utara

Pasir Pengaraian, Tambusai – PDI Perjuangan mengajukan permohonan rekomendasi peninjauan kembali perhitungan suara di 10 TPS di Kecamatan Tambusai dan Tambusai Utara.
 
Hal ini terjadi karena adanya perbedaan antara rekapitulasi yang di bacakan PPK dengan rekap DAA.1 DPRD Kabupaten yang di miliki saksi dan Bawaslu.
 
Permohonan tersebut akhirnya di kabulkan Bawaslu Rokan Hulu dengan mengeluarkan dua surat rekomendasi kepada KPU Rohul masing-masing Nomor : 126/RI-07/TU.03/V/2019 Untuk 8 TPS di Kecamatan Tambusai Utara dan Nomor : 127/RI-07/TU.03/V/2019 untuk 2 TPS di Kecamatan Tambusai.
 
Surat Rekomendasi ini di serahkan Bawaslu Rokan Hulu setelah seluruh Kecamatan selesai membacakan Hasil Rekapitulasi suara pada Kamis malam sekitar pukul 23.30 Wib.
 
Dalam dua surat tersebut, Bawaslu merekomendasikan KPU melakukan penelitian, memperbaiki, pembetulan atau membuka kembali C1 Plano atau menghitung kembali surat suara di 10 TPS di dua kecamatan tersebut.
 
Adapun 8 TPS di Kecamatan Tambusai Utara yang di rekomendasikan Bawaslu untuk di lakukan pembukaan kotak suara, masing-masing Desa Mahato TPS 019, TPS 028,TPS 035, TPS 041, TPS 047.
 
Kemudian TPS 016 Desa Tambusai Utara. TPS 012 Desa Tanjung Medan dan TPS 01 Desa Simpang Harapan.
 
Sementara untuk Kecamatan Tambusai, kotak suara yang di rekomendasikan Bawaslu untuk di buka adalah TPS 07 Desa Tambusai Tengah dan TPS 09 Desa Sungai Kumango.
 
Perdebatan antara KPU, saksi parpol dan Bawaslu sempat terjadi di arena rapat pleno ketika Ketua KPU Rokan Hulu menyarankan agar pembukaan kotak suara tersebut di lakukan pada Jum’at siang.
 
Sementara saksi meminta rekomendasi Bawaslu tersebut di lakukan malam itu juga. KPU Rokan Hulu melalui Devisi Tekhnis Fitriati,Is kemudian menyanggupi untuk melaksanakan rekomendasi Bawaslu tersebut sesuai keinginan parpol.
 
KPU sempat terkendala mencari kotak suara yang di maksud, di karenakan kotak suara tersebut sudah tercampur dengan ribuan kotak suara TPS lain, meski dari awal Bawaslu sudah mengkonfirmasi kepada KPU untuk menyiapkan kotak suara yang di maksud.
 
Pada pukul 00.36 Wib Jumat (3/5/2019) dengan pengawalan Polisi, KPU baru berhasil menghadirkan 2 kotak suara Kecamatan Tambusai, masing-masing kotak suara TPS 07 Desa Tambusai Tengah dan TPS 09 Desa Sungai Kumango untuk melihat C1 Plano yang berada di dalam kotak.
 
Dari hasil pengecekan C1 Plano dua TPS tersebut, memang di temukan adanya pergeseran penghitungan suara antar caleg di PDI-P yakni caleg nomor urut 10 yang awalnya memperoleh 4 suara menjadi 6 suara.
 
Sementara caleg nomor urut 11 yang awalnya 3 suara menjadi 1 suara. Kemudian Caleg nomor 11 awalnya 7 menjadi 5, namun pergeseran suara tersebut, tidak mempengaruhi suara PDIP di 2 TPS dan di Kecamatan Tambusai.
 
Sementara untuk 8 kotak suara di Kecamatan Tambusai Utara baru bisa di datangkan pukul 03.00 Jum’at dini hari. Dari 8 kotak suara yang di buka, hanya 6 kotak yang di dalamnya terdapat C1 Plano, sementara 2 kotak suara yakni kotak suara TPS 28 dan 19 Desa Mahato, terpaksa di lakukan penghitungan ulang untuk suara PDI-P karena tidak di temukan C1 Planonya.
 
Dari hasil pencocokan C1 Plano dan surat suara yang selesai pukul 04.30 Wib, dini hari tersebut, 7 Kotak suara C1 planonya cocok dengan DAA 1 dengan artian dugaan pelapor tidak terbukti, sementara 1 kotak TPS 19 Desa Mahato, terjadi pergeseran suara pada caleg PDIP, namun tidak mempengaruhi suara yang di raih oleh PDIP di TPS tersebut.
 
Setelah di lakukan pencocokan, KPU akhirnya memperbaiki jumlah perolehan suara caleg PDIP.

Komentar

Tinggalkan Balasan & Terima Kasih Atas Kunjungan Anda...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sebaiknya anda baca