oleh

Besok, Polisi Ungkap Laporan Tim Gabungan Kasus Novel

Jakarta – Mabes Polri menyatakan bakal menggelar konferensi pers mengungkap hasil laporan pengusutan tim gabungan terkait kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan pada Rabu (17/7) besok.

Konferensi pers itu akan di lakukan Polri bersama dengan tim gabungan yang terdiri atas berbagai pakar itu.

“Nanti tanggal 17 (Juli) ada konpers gabungan dari tim gabungan pakar dan lainnya,” ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (15/7).

Saat di tanya lebih lanjut soal temuan tim gabungan tersebut, Dedi enggan berkomentar banyak, dia hanya menjawab semuanya akan di utarakan saat konferensi pers. Dedi pun mengatakan sudah terdapat kemajuan luar biasa dalam pengusutan kasus tersebut. 

“Sudah luar biasa. Jadi nanti ya tanggal 17 (Juli) akan konpers-nya,” tuturnya.

Setelah memberikan laporan mereka ke Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada pekan lalu, tim gabungan tak merinci hasil penyelidikan mereka dalam jumpa pers di Mabes Polri.

Meski begitu pada kesempatan tersebut salah satu anggota tim pakar, Hendardi, menduga kasus penyiraman air keras Novel berkaitan dengan motif politik.

Selain itu anggota lainnya, Hermawan Sulistyo, mengatakan terdapat beberapa jenderal bintang tiga yang di periksa.

Anggota tim, yang juga mantan Komisioner Komnas HAM, Nur Kholis mengatakan laporan yang di berikan kepada Kapolri itu memiliki ketebalan 170 halaman 1500 lampiran.

Dalam kesempatan yang sama, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M Iqbal pun menyatakan terdapat temuan menarik dalam pengusutan kasus tersebut. 

Tim gabungan ini di bentuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian lewat Surat Keputusan nomor: Sgas/ 3/I/HUK.6.6/2019.

Tim yang beranggotakan 65 orang memiliki masa tugas selama enam bulan dan sudah habis pada 7 Juli 2019.

Wajah Novel di siram air keras oleh orang tak di kenal di lingkungan rumahnya usai melaksanakan salat subuh, Kelapa Gading, Jakarta Utara, 11 April 2017.

Dan, kasusnya hingga kini masih buram, bahkan tersangka pun belum ada.

Baca juga...  Dugaan Money Politic, Caleg dan Rekannya Di Sergap Di Hotel

Komentar

Tinggalkan Balasan & Terima Kasih Atas Kunjungan Anda...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sebaiknya anda baca