oleh

DELIK PERS PENGHINAAN

https://www.rokanhulunews.com/

Suatu delik pers dapat berupa penghinaan yang dimuat dalam Buku II KUHP Titel XVI yang berjudul penghinaan, penghinaan dapat ditujukan kepada perorangan, golongan penduduk, beberapa pejabat tertentu atau lembaga pemerintah dan orang yang sudah meninggal, atau dapat berupa pelanggaran terhadap delik susila yang istilah sehari-harinya lebih dikenal dengan pornografi.

Bentuk penghinaan lainnya yang sekarang dirumuskan sebagai pasal-pasal penyebar benci (Haatzaai Artikelen), yaitu pasal 154, 155, 156 dan 157 KUHP. Pasal-pasal ini mendekati pasal penghinaan, tapi tidak sama menurut sejarah dan tempatnya tidak sama menurut tempatnya, karena pasal-pasal penyebar benci dimuat dalam Bab V, Buku II KUHP, tentang kejahatan terhadap ketertiban umum (public order atau misdrijven tegen de openbare orde), sedangkan pasal-pasal penghinaan dimuat dalam Bab XVI Buku II tentang penghinaan.
 

Tidak sama menurut sejarahnya, karena pasal-pasal penyebar benci ini mempunyai sejarahnya sendiri. Pasal 154 dan 156 mengenai delik-delik pokok, sedangkan pasal 155 dan 157 yaitu delik-delik yang dapat meringankan hukuman, karena delik ini terjadi sesudah delik pokok dilakukan, sebagai contoh adalah perkara pembocoran rahasia negara. 

Pejabat yang membocorkan rahasia dianggap orang yang melakukan delik pokok, sedangkan penyiarannya dalam pers adalah delik yang meringankan hukuman atau verspreidings delicten atau begunstigings delicten (Murani dan Kuhardjo, 1999:8.9).
 

Antara pasal 154 dan 156 terdapat persamaan dan perbedaan. Persamaannya, bahwa keduanya mengandung perbuatan yang dapat dipidanakan, yaitu menyatakan perasaan permusuhan, benci atau meremehkan (strafbaarhandeling) yang sama, sedangkan perbedaannya terletak pada obyeknya, yaitu pasal 154 adalah pemerintah, sedang pasal 156 terhadap golongan atau penduduk, Pasal 154 ini bersumber dari The British Indian Penal Code pasal 124a, sedangkan pasal 156 KUHP bersumber dari pasal 153a.

Baca juga...  JIKA PERS BERKUALITAS MASYARAKAT CERDAS

Komentar

Tinggalkan Balasan & Terima Kasih Atas Kunjungan Anda...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sebaiknya anda baca