oleh

Dewan Bentuk Alat Kelengkapan Dewan Sebelum Kabinet Baru Joko Widodo

Jakarta – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani mengatakan pihaknya akan memulai pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD) pekan depan.

Menurutnya, pembentukan AKD di DPR akan berlangsung lebih dulu dari pembentukan kabinet di pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Enggak menunggu pembentukan kabinet, kami akan mulai duluan,” kata Puan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Jumat (4/10).

Dia menerangkan, lama waktu pembentukan AKD akan tergantung dengan dinamika di DPR. Namun, menurutnya, proses pembentukan tidak perlu dilakukan lama atau lebih cepat dari persiapan kabinet baru akan dimulai pada 20 Oktober atau setelah Joko Widodo-Ma’ruf dilantik.

Ketua DPP PDIP itu pun mengharapkan pembentukan AKD di DPR yang dapat dilanjutkan dengan sistem musyawarah mufakat.

“Insyaallah semuanya bisa kita lakukan musyawarah mufakat, jadi tidak ada hal-hal yang perlu berlama-lama. Tapi, untuk terlalu cepat enggak perlu juga karena nanti periode selanjutnya juga akan mulai baru 20 Oktober,” kata Puan.

Terpisah, Sekretaris Fraksi PAN di DPR Yandri Susanto menyampaikan pembagian kursi pimpinan di AKD akan dilakukan secara proporsional. Menurutnya, pembagian akan dilakukan berdasarkan hasil Pemilu 2019 lalu.

“Jadi yang pertama itu PDIP dulu mungkin yang kedua PDIP lagi baru diputar setelah itu Golkar, Gerindra, NasDem, PKB (lalu) balik lagi ke PDIP,” katanya.

Yandri mengatakan sistem proporsional akan lebih adil bagi partai politik, karena partai pemenang Pemilu 2019 akan mendapatkan kursi pimpinan AKD lebih banyak dibandingkan dengan partai politik yang berada di posisi bawahnya.

“Seperti itu, lebih adil, kursinya lebih banyak, tentu saja, lebih banyak yang bisa memimpin, yang menengah tentu saja bisa juga, yang kecil bisa yang kecil juga saya kira itu adil,”

Lebih jauh, Yandri tak mau membeberkan jabatan pimpinan yang diharapkan diberikan kepada PAN. Dia hanya akan mengajukan pengumuman tentang PAN yang akan menerima satu kursi ketua AKD.

“PAN akan mengeluarkan keputusan ketua komisi satu, (kemudian) wakilnya antara tiga sampai empat. Akan dibicarakan, yang pastinya di komisi akan dimusyawarahkan,”

Baca juga  Fraksi PDIP dan PSI Cekcok Saat Rapat Anggaran DKI Jakarta

Komentar

Tinggalkan Balasan Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkait