oleh

Karnaval Budaya dan Panggung Hiburan Meriahkan West Java Festival

Bandung  West Java Festival (WJF) 2019 resmi dimulai. Berlangsung selama tiga hari, WJF dimeriahkan karnaval kebudayaan, pameran produk hingga panggung hiburan yang diisi artis-artis ternama seperti Isyana Saraswati dan Gigi.

Berdasarkan pantauan, hujan besar yang sempat mengguyur kawasan Gedung Sate sore hari tak menyurutkan antusiasme para pengunjung. Bahkan, semakin malam masyarakat yang hadir ke WJF semakin ramai. Mereka menikmati kerlap kerlip lampu dan suasana malam di Kawasan Gedung Sate.

Panggung yang menyajikan musik sendiri, ada tiga panggung dan semuanya dipadati pengunjung. Panggung utama, terletak di depan Lapangan Gasibu, Taman Timur Gedung Sate dan di Taman Barat Gedung Sate. Rata-rata, pengunjung yang datang menunggu penampilan Isyana Saravati.

Kegiatan yang akan digelar dari Jumat-Minggu (1-3/11/2019) ini akan menampilkan beraneka ragam busana tradisional khas peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Jabar dan negara sahabat. Berbagai produk unggulan dari komoditi di Jabar akan ditampilkan.

“WJF tahun ini juga ada keunikan karena mengangkat tema kebudayaan yang menjadi kekuatan pariwisata maka kita menghargai keanekaragaman budaya yang menjadi ikon sekarang ini. Kemudian WJF juga dirangkaikan dengan sebuah karnaval, Alhamdulillah yang terlibat di sini ada empat provinsi lain, Bangka Belitung, Kalimantan timur, DKI dan Sulawesi tengah,” kata Kepala Disparbud Jabar Dedi Taufik di sela-sela pembukaan, Jumat (1/11/2019).

Bukan hanya itu, WJF juga menghadirkan panggung hiburan masyarakat dengan konten kebudayaan multietnis yang dikemas dengan mengikuti perkembangan zaman. Dalam gelaran festival ini pun diselenggarakan event-event kecil menarik seperti pameran dan booth produk.

“Kemudian juga karnaval diikuti 27 kabupaten kota di Jawa Barat dan 20 OPD yang ada di Jawa Barat. Dengan tema keanekaragaman budaya, etnik Sunda, Betawi, Kecirebonan dan Priayangan,” ucapnya.Selain itu, WJF akan semarak karena dengan kehadiran seperti Gigi, Isyana Sarasvati, Dewi Gita, Yura Yunita dan musisi kawakan asal Kota Bandung. Acara akan berlangsung mulai pukul 08:00 hingga 23:00 Wibb di Gedung Sate.

“Ada 262 booth dan calon pengunjung ada sekitar 44.000 melalui pendaftaran digital. Diharapkan dalam waktu tiga hari ini menggeliat pariwisata di Jawa Barat ini. Lalu, masyarakat Jabar juga bisa menikmati WJF ini karena rangkaiannya sangat bagus, para penyedia jasa juga terlibat di sini, diharapkan membuahkan hasil transaksi ekonomi yang ada di Jabar,” ujarnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Jabar Eddy Iskandar Muda Nasution mengapresiasi festival yang mampu mengolaborasikan berbagai unsur dalam budaya dan wisata itu. Sebab, festival ini sekaligus menghargai keragaman budaya yang didedikasikan untuk menguatkan ekonomi dan kunjungan wisata.

“Karena Jabar itu punya potensi wisata yang luar biasa. Rasanya susah untuk membandingkan Jabar dengan daerah lain. Kita punya semuanya,” ucap Eddy.

Eddy juga mengaku senang dengan besarnya animo masyarakat yang ingin berkunjung ke agenda tahunan ini. Sebab berdasarkan daftar pendaftaran digital, kunjungan masyarakat ke WJF 2019 ini mencapai 44.000.

“Saat ini sudah terdaftar yang ingin datang ada 44.000. Padahal targetnya 25.000, luar biasa minat warga Jabar ini. Bahkan luar biasanya saya mau ngantor ke Gedung Sate saja susah karena lalu lintas padat dan parkiran penuh semua,” ujar Eddy.

Komentar

Tinggalkan Balasan Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkait