oleh

Motor Listrik Rakitan Cirebon Siap Meluncur

Bandung  Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ikut mengenalkan produk motor listrik asal Cina di Bandung beberapa waktu lalu.

PT Arindo Pratama di Bandung merakit kendaraan itu di pabriknya di Cirebon, Jawa Barat.

Produksi dan penjualannya secara massal menunggu regulasi pemerintah soal kendaraan listrik.

Chief Executive Officer PT.Arindo Pratama Soegeng Rijadi mengatakan, rintisan sepeda motor listrik bermerk SDR itu sejak 2017.

Penggunaannya untuk kendaraan operasional PT PLN. “Cuma waktu itu dulu impor semua,” kata Soegeng kepada Tempo, Rabu, 10 Juli 2019. Motor itu belum di jual melainkan disewakan ke PT PLN.

Motor serupa yang di beli Ridwan Kamil seharga Rp.40 juta, kini memakai kandungan lokal sekitar 40 persen.

Misalnya kata Soegeng, seperti ban, shock breaker, rem, termasuk baterai. “Charger dan Battery Management System (BMS) kami bikin sendiri,” ujarnya.

Sementara bagian yang masih di impor dari Cina seperti rangka, dinamo motor dan kontrol panel, serta aksesoris motornya.

Rencananya kandungan lokal sepeda motor listrik itu akan di naikkan hingga 70 persen. “Saat ini untuk motor listrik jenis trail sudah 70 persen,” kata Soegeng.

Pihaknya merancang tiga varian sepeda motor listrik rakitan itu, jenis pertama yang sudah di pakai yaitu berpenampilan motor sport.

“Pemakaiannya untuk di kota, tidak untuk daerah yang menanjak,” ujarnya.

Jenis kedua motor trail namun perizinannya belum keluar sehingga belum bisa pakai Surat Tanda Naik Kendaraan (STNK).

Adapun jenis motor listrik ketiga yaitu untuk perempuan dengan memakai gigi (gear).

Harga motor listrik itu Rp.35 juta, jenis trail Rp.70 juta, sementara varian terakhir belum di tentukan.

Baca juga...  BERLOMBA KEJAR TRAFFIC

Komentar

Tinggalkan Balasan & Terima Kasih Atas Kunjungan Anda...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sebaiknya anda baca